Ustzh. Nurul Hidayah
Pengasuh majelis taklim muslimah yang mengajak jamaah mencintai Al-Qur'an melalui kajian tadabbur.
Selepas lulus dari Darul Hikmah pada 2005, Nurul Hidayah kembali ke kampung halamannya dan mulai mengajar mengaji anak-anak di serambi rumah. Dari lima murid pertama, kegiatan itu berkembang menjadi majelis taklim yang kini diikuti ratusan jamaah muslimah.
Ciri khas kajiannya adalah tadabbur: mengajak jamaah merenungi makna ayat dan mengaitkannya dengan persoalan sehari-hari, dari mengasuh anak hingga menghadapi ujian hidup. Pendekatan yang lembut membuat banyak ibu yang semula canggung kini rutin hadir.
Ia juga menulis kajian untuk ALMAIDAH agar ilmu yang disampaikan di majelis dapat menjangkau alumni di mana pun berada. Baginya, majelis taklim adalah cara merawat warisan para guru di pesantren.
